Abad ke-18 Menara gerbang setinggi 25 meter dari tanah partiklelir Tandjong West. Kelurahan ini memulai sejarahnya sebagai sebuah tanah partiklelir dengan nama Tandjong West, yang terletak di sisi barat hulu Sungai Ciliwung (kawasan antara Jalan Poltangan Raya, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Outer Ring Road, dan Sungai Ciliwung). Pemilik pertama yang diketahui dari tanah partiklelir Tandjong West adalah Jan Andries Duurkoop, yang membeli Tandjong West dari pemilik sebelumnya antara tahun 1760 dan 1780.